Ruangan Inkubasi DOD Itik Alabio
Ruangan Inkubasi DOD (Day-Old Duck) di BPTU-HPT Pelaihari adalah fasilitas penetasan berstandar nasional. Fasilitas ini didesain dengan sistem pengawasan mutu yang ketat untuk memproduksi bibit itik unggul bersertifikat, sehat, dan bebas penyakit. Proses penetasan di fasilitas ini beroperasi melalui empat tahapan utama yang terstruktur: 1. Sanitasi dan Fumigasi Telur yang baru tiba disortir berdasarkan standar kelayakan (bentuk dan berat). Selanjutnya, telur disterilisasi menggunakan metode pengasapan (fumigasi) untuk mencegah kontaminasi bakteri dan jamur. 2. Proses Pengeraman (Mesin Setter) Telur diinkubasi selama 24–25 hari. Mesin secara otomatis mengatur suhu dan kelembapan ideal serta memutar posisi telur. Secara berkala, petugas melakukan peneropongan (candling) untuk memastikan hanya embrio sehat yang dipertahankan. 3. Proses Penetasan (Mesin Hatcher) Memasuki hari ke-25, telur dipindahkan ke mesin penetas. Pada tahap ini, kelembapan ruangan dinaikkan untuk melunakkan cangkang, sehingga anak itik (DOD) dapat menetas dengan optimal pada hari ke-28. 4. Penanganan Pasca-Tetas Setelah menetas dan bulunya mengering, anak itik melalui proses seleksi kelengkapan fisik (grading), pemisahan jenis kelamin (sexing), dan vaksinasi. DOD kemudian dikemas ke dalam boks khusus yang aman untuk didistribusikan. Penerapan Biosekuriti Ketat Untuk menjamin kualitas dan kesehatan bibit, seluruh area inkubasi menerapkan aturan biosekuriti yang disiplin. Setiap petugas diwajibkan melakukan prosedur sanitasi tubuh, melewati ruang desinfektan, dan mengenakan pakaian pelindung steril sebelum memasuki area mesin tetas.